Anyeng-Anyengan-1

Anyeng-anyengan merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran kencing dan biasanya disebabkan oleh bakteri Echreschia atau bakteri E. Coli. Bakteri ini biasanya terdapat dalam air mentah atau air yang dimasak belum matang sehingga menyisakan bakteri. Dalam keadaan normal, kandung kemih akan mampu mengeluarkan urine secara teratur dan terbebas dari bakteri. Namun, jika sudah terdapat bakteri E. Coli di dalam urine, ini akan menghambat proses pembuangan dan membuat kandung kemih menjadi tidak normal dalam mengeluarkan urine. Selain disebabkan oleh air yang diminum kurang matang, munculnya bakteri E.coli juga bisa disebabkan karena masuknya bakteri tersebut dari dubur atau anus yang masuk ke kandung kemih melalui uretra.

Penyakit anyeng-anyengan biasanya hanya terjadi selama beberapa saat. Namun, jika penyakit ini terjadi secara terus menerus, bisa menyebabkan infeksi kandung kemih. Penyakit ini bisa diderita oleh pria dan wanita. Namun, wanita memiliki resiko yang lebih besar untuk terserang anyeng-anyengan. Kondisi uretra yang dihubungkan oleh saluran kencing wanita yang lebih pendek dari pada pria memungkinkan bakteri E. Coli untuk lebih mudah berpindah ke kandung kemih. Karenanya, wanita dianggap memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena anyeng-anyengan.

USREPORT-US-NESTLE

Gejala Anyeng-Anyengan

Gejala penyakit anyeng-anyengan ini biasanya dapat dirasakan secara nyata oleh si penderitanya. Pertama, si penderita akan merasakan rasa nyeri yang menggigit pada perut bagian bawah. Jika dirasakan, rasa nyeri akan menjalar pada bagian tulang yang berdekatan dengan bagian kemaluan. Selain itu, jika dipaksakan untuk kencing, ada rasa lega, namun hanya sebentar. Setelah kencing selesai, akan timbul rasa nyeri pada bagian kemaluan sesaat setelah buang air kecil. Setelah beberapa saat, si penderita akan merasakan ingin buang air kecil lagi. Namun, setelah buang air kecil, air kencing yang keluar hanya sedikit atau hanya menetes saja.

Beberapa orang yang tidak tahan dengan kondisi anyeng-anyengan ini akan menjadi demam. Jika tidak segera berhenti, anyeng-anyengan ini akan menyebabkan infeksi pada organ kandung kemih yang menyebabkan si penderita kencing dengan mengeluarkan darah. Kencing darah ini disebabkan karena infeksi pada kandung kemih bercampur dengan air kencing. Jika sudah dikeluarkan, air kencing yang keluar akan menghasilkan bau yang tidak sedap.

Tips Mengatasi Anyeng-Anyengan

Untuk mengatasi anyeng-anyengan, sebaiknya penderita segera melakukan pengobatan, baik pengobatan melalui dokter atau pengobatan herbal. Anyeng-anyengan yang disebabkan oleh bakteri harus segera ditangani dengan obat yang bisa menangkal bakteri tersebut sebelum terlambat. Jika sudah terjadi infeksi, sebaiknya si penderita segera berkonsultasi dengan dokter dan melakukan penanganan secepat mungkin. Untuk cara pencegahan infeksi, Anda bisa minum air garam secukupnya untuk menghilangkan rasa anyeng-anyengan. Dalam pengobatan tradisional, Anda bisa diminta untuk menghambat aliran darah pada jempol kaki dengan gelang karet selama beberapa saat hingga anyeng-anyengan menghilang.

Anyeng-Anyengan-4

Be Sociable, Share!