5 Risiko Terlambat Mengenalkan Tahapan Tekstur MPASI

5 Risiko Terlambat Mengenalkan Tahapan Tekstur MPASI

Anda memiliki anak usia delapan bulan yang siap makan MPASI tekstur kasar, tetapi si kecil acap menolak. Kenapa, ya? Anda harus mengetahui faktor yang menyebabkan anak tidak mau makan bubur dengan tekstur lebih kasar tersebut. Salah satu penyebab anak lebih sulit makan seiring perkembangan usia karena Anda terlambat mengenalkan tahapan tekstur MPASI pada si kecil.

Dampak Buruk Anak Terlambat Naik Tekstur MPASI

Pada awal mulai MPASI, anak memang mengenal tekstur bubur yang lebih kental atau puree. Nasi tim yang diberikan pada anak pun dalam bentuk lunak atau lembek agar si kecil lebih mudah dalam menelan makanan. Namun, Anda harus segera mengenalkan tahapan tekstur MPASI yang kasar saat anak mulai memasuki angka 8-9 bulan.

Berikut dampak buruk terlambat mengenalkan tekstur MPASI seiring usia anak yang wajib orang tua ketahui yaitu :

1. Anak menjadi lebih susah makan

Bila Anda tidak segera mengenalkan jenis makanan yang lebih kasar saat anak menginjak usia 8 bulan, maka risiko si kecil akan sulit makan bisa terjadi. Biasanya anak menjadi susah menerima tekstur makanan kasar sehingga ia mengemut atau melepeh kembali makanan yang sudah masuk ke dalam mulut. Biasanya anak juga akan mengalami kendala dalam pertumbuhan berat badan seiring aktivitas gerak yang semakin aktif.

2. Otot lambung kurang berkembang dengan baik

Anak punya tahap pertumbuhan fisik tersendiri, tetapi orang tua harus memberikan motivasi atau adaptasi pada makanan dengan tekstur kasar seiring perkembangan organ tubuhnya. Memberikan makanan dengan tekstur kasar bisa membuat otot lambung terlatih sehingga anak tidak akan muntah atau sakit perut saat pertama kali mencoba jenis makanan tertentu.

3. Kurang mampu mengunyah makanan

Hati-hati terlambat mengajari anak konsumsi makanan kasar sebab ia bisa menjadi anak yang kurang mampu mengunyah makanan dengan baik. Anak menjadi lambat dalam perkembangan kemampuan gerak dan koordinasi mulut baik gigi dan lidah dalam mengunyah makanan.

4. Terjadi kelambatan pertumbuhan gigi

Pertumbuhan gigi anak bisa terganggu bila ia acap dicekoki makanan lembut meski usia sudah semakin bertambah. Gusi si kecil menjadi mengeras sehingga pertumbuhan gigi lebih lama, padahal Anda bisa merangsang pertumbuhan gigi anak sejak tumbuh pertama pada usia 6 bulan atau lebih.

5. Keterlambatan berbicara

Dampak buruk anak telat belajar makan MPASI tekstur kasar sangat mempengaruhi kemampuannya berbicara. Anak bisa telat berbicara, padahal teman seusianya sudah mulai pandai komunikasi. Hal ini dipengaruhi keterlambatan pertumbuhan gigi sehingga bentuk bibir dan lidah kurang optimal dalam pengucapan kata.

Yuk, kenalkan tahapan tekstur MPASI pada anak sesuai dengan perkembangan usia mereka agar si kecil bisa tumbuh lebih optimal! Anda bisa melakukan pengenalan makanan tekstur kasar pada anak sejak usia delapan bulan dengan frekuensi dan porsi kecil lebih dulu, ya!